Pages

Ads 468x60px

Jumat, 25 Mei 2012

menaikkan stria

Cara Menaikan Performa Suzuki Satria F 150 Supaya Lebih Kencang

 Satria F 150 memang terkenal sebagai motor yang digandrungi anak muda karena larinya yang kencang. Nah agar satria 4 tak anda lebih kencang bisa memodifikasi / menerapkan beberapa cara di bawah :

1. Per Kopling
Buat menyempurnakan penyaluran tenaga mesin, harus didukung entakan kuat. Maksudnya, respons tendangan balik per kopling. Kerenggangan per pun tetap terjaga. Sebab kampasnya tak selalu bergesekan dengan pelat kering. Sehingga peranti itu lebih awet. Punya engine bagus, tapi bila entakan koplingnya tidak, sama juga bohong. Rpm mesin tak akan menyentuh putaran tinggi, ujar Cepi, mekanik Pro SE. Solusinya, bisa pakai merek Inspiro.

2. CDI
Kuda besi sekarang banyak dilengkapi CDI dengan pembatas rpm alias limiter. So, jangan protes kalau puncak tenaga mesin enggak pernah kesampaian. Baiknya, ganti tipe CDI unlimiter, ujar Sumantri bos Chips Motor di Pos Pengumben, Jakbar. Sudah banyak CDI impor yang datang untuk memuaskan hasrat ngebut para F150-ers. Misalnya, CDI racing buatan Thailand, seperti LEK, Shindengen dan TDR. Namun tak ada salahnya mengaplikasi buatan lokal. Sebab, kualitasnya tak kalah bersaing dengan peranti pengapian dari Thai itu, lo! Sayang, baru satu buatan Indo yang berani bertarung. Yakni merek BRT. CDI Shogun kebo juga bisa di aplikasikan lho.

3. Knalpot
Untuk menyalurkan gas buang, pilihan knalpot yang ideal jadi penentu akselerasi. Sebab jika tak tepat, lari motor malah tertahan. Knalpot besar belum tentu menambah power mesin, ujar Dodo dari Dodo Motor Sport Racing, di Cileduk, Tangerang. Selain tertahan, jika mengaplikasi tipe gambot, terkadang tenaga cendrung ngempos alias terbuang percuma. Maka pemilik Satria F150 (F150-ers), harus pilih yang memiliki spesifikasi volume sesuai karakter mesin. Pilihanya, beragam knalpot impor dan lokal bisa jadi diaplikasi. Misal, buatan Thailand seperti merek Yoshimura.  Lainnya, merek Endurance model silencer oval, lalu Performance lapis karbon dan penyalur gas sisa pembakaran berbahan stainless steel merek KR9 buatan Thailand. Bila tak ingin mengganti keseluruhan bagian knalpot, cukup tukar silencernya saja. Buatan lokal bisa jadi alternatif, soal kemampuan tak kalah dibanding merek Thailand. Misal merek Sinergy. Lainnya, merek Five Star.

4. Karburator
Beralih ke piranti penyalur semburan bensin alias karburator juga banyak. Mulai bikinan Amrik, Jepang hingga Taiwan dapat digunakan. Ukurannya dari 28 hingga 32 mm. Nah, bicarain karbu, tinggal pilih.Keihin atau Mikuni. Keihin tipe PWK 28 mm, tipe FCR 28 mm vacuum Rp 3,5 juta. Merek serupa untuk Honda NSR SP bisa dijagokan buat F150. Sedang Mikuni, hanya tersedia dua option. Tipe TM28 mm, pilih buatan Taiwan. Bedanya ada dibagian tengah. Racikan Jepang mengaplikasi nosel, jarum skep dan cut away (bibir karbu) yang lebih besar ketimbang Taiwan.

5. Busi
Meski Satria F 150 telah dilengkapi OIL COOLER, mesin juga butuh pendinginan tambahan. Gak mungkin pakai dua oil coller( walaupun dengan sedikit memaksa mungkin bisa di aplikasi , jalan keluarnya pakai aja busi tipe dingin. Merk NGK Platinum CR8EGP.

msk\lah pada stria fu

Masalah yang Sering Muncul Pada Satria FU 150 cc Kesayangan anda dan Cara Mengatasinya

oleh SUZUKI SATRIA FU 150 DHARMASRAYA pada 18 Juli 2011 pukul 12:23 ·


berikut masalah2 yg prnh gw alami dgn motor ini :
kopling putus
gas berat
tarikan kurang dahsyat
sering kluar suara ledakan dari knalpot
cepat panas
mungkin ada kekurangan lain namun gw belum merasakan


Kopling putus
Kopling putus

emang c kopling satria FU itu lebih cpt putus,, itu karena bentuk sirkuit(balapan kali) alur deh,, alur dari tali kopling yg melengkung lebih drpd kopling motor lain.
cara untuk memperpanjang umur tali kopling gampang aja, kan kopling tuh tarik ulur ya? nah kl proses demikian menghasilkan gesekan, teorinya tuh kl gesekan suatu benda terhadap benda lain berkurang maka gaya yang dihasilkan semakin kecil(anjrit fisika bet ya??), nah gaya gesekan itu yang membuat kopling cpt putus. Jadi kl di teori fisika tuh qta hrs menghilangkan gaya gesek atau minimal mengurangi(kl menghilangkan ga mungkin deh hahahahah). Nah ini dy(pnjg teori ney,,ga praktek), santai napa?!!, iya buruan tong? woles jahe boy! argh jd nyasar,,nah ini cara mudahny :
1. buka pengunci kopling(yg pasti cari di kopling lah jgn di rem kaki) pke tang jepit
sampai agak longgar n keliatan menganga sehingga tali kopling n alurnya terlihat.
2. stang di bikin belok kanan
3. semprotkan dgn pelumas WO3D, tp kl ga punya duit bwt beli kyk gw aja pke oli bekas atau minyak sayur.
4. nah tarik ulur deh koplingnya sambil melihat di bwt itu kluar ga kotorannya,,kl ga kluar tambahin trus olinya.
5. kl udh cukup puas dgn hasil(terlihat kluar itu kotoran) lalu normalkan kembali posisi pengunci kopling,,tp ingat lubang menganga td dibikin ke bwh untuk mengurangi debu dan kotoran lain masuk.
6. didoain dulu
7. selesai

gas berat
gas berat

nah kalo yg ini mirip sama kopling,, cuma bukan krn alur kabel gas yg melengkungnya beda,, tp karena mungkin kabel gasnya jg udh kering n kotor,,sehingga berat deh. Solusinya gampang aja
1. liat di bwh stang gas anda,, ada kabel yg tebel gt krn ditutupi bahan karet.
2. buka itu bahan karet sehingga terlihat spt pengunci,,nah puter deh sampe dy kebuka,,keknya c emang agak lama muternya soalnya dalem,,pke bantuan tang jepit aja
3. stlh kebuka keliatan tuh dy lubang n kabel gas,,ksh deh minyak sayur atau kek td itu di koling, nah ini jg sama smbl tarik ulur gas,,cuma dia ga ada keluaran kotoran kyk koling td, cuma spy licin aja.
4. stlh puas tarik ulur n anda lemas (wow!!), balikin spt semula,,bisa membuka brati bisa menutup!!hahahahaha
5. oiy hati2 ama ini!!kadang kl puteran gasnya ga tpt ntar motornya pas dinyalain gasnya lgs meraung raung,,hrs cocok
6. didoain
7. selesai

tarikan kurang dahsyat
tarikan kurang dahsyat

wah kalo yg ini sih tergantung pengguna ya,,kl autis kyk gw mungkin mwnya ngebut2,, tp kl yg bawa org normal mungkin ga terlalu perhatiin. Ywd deh bwt yg autis, ney cara yg udh gw coba.
Teori lagi ney,, tenaga besar brati membutuhkan energi yg besar. So motor ini kan 150 cc, taulah akibatnya kan?minum bensinnya bnyk hahahahaha!! nah itu aja blum cukup,,ney motor kl mw mendapat peforma terbaik jg hrs diberi nutrusi terbaik jg,,layaknya qta kan di ksh vitamin, susu, dll. Tp kl motor qta ga semanja qta,, yg paling pntg ini motor harus di ksh bensin yg memiliki oktan diatas 90 atau minimal anda memakai Pertamax, kl bnyk duit ya pke PERTAMAX++ yg warnanya merah itu loh hahah.. Nah itu bru syarat pertama dari 100 syarat yg ada hahahha.. kedua ney jg pntg,, oli pelumas mesin..Karena motor kita 4 Tak, walhasil pengetahuan tentang Olie wajib dipahami dengan baik. Mudah2an artikel ini memberikan pencerahan untuk para Satria
Banyak motormania asal pakai oli mesin buat motornya, tanpa memperhatikan spek oli sesuai atau tidak. Jangan gitu, deh! Soalnya, teknologi mesin sekarang makin canggih. Alhasil menuntut pelumas sepadan.
Umumnya motor-motor keluaran 2001 ke atas, komponen mesinnya dibikin lebih presisi dengan meminimalkan clearance, Ujar Paulus Suwandi, general manager training 2W & 4W Dept. PT Indomobil Suzuki International (ISI). Agar pelumas mudah masuk ke celah-celah sempit tersebut guna melindungi terhadap gesekan langsung antarkomponen, diperlukan oli lebih encer.

Contohnya K*w**s*k* Z*1*0. Bila Anda perhatikan, pada tutup oli tertera angka 10W-40. Artinya oli yang cocok digunakan harus punya tingkat kekentalan 10W-40. Pada suhu mesin dingin, tingkat kekentalannya berada pada angka 40. Sementara saat mesin panas, ada di angka 10. Sebab, jagoan anyar Kawasaki ini mengusung teknologi mesin dengan jeroan berclearance sangat sempit. Misalnya rocker arm yang sudah menganut sistem bearing. Sehingga celah katupnya makin diperketat. Dengan begitu, sudah pasti membutuhkan oli yang lebih encer agar mudah menyusup ke celah tersebut.
Sementara pada produk Suzuki, disarankan menggunakan oli dengan spesifikasi SAE 20W-50. Begitu pula dengan rata-rata produk Honda maupun Yamaha. Tapi bukan berarti oli 10W-40 haram digunakan. Sebenarnya Oli yang lebih encer justru lebih bagus. Sayangnya, jika pakai pelumas tersebut suara mesin jadi lebih berisik dibanding bila pakai yang SAE 20W-50. Konsumen mana mau ngerti soal itu. Mereka tahunya motor baru mesinnya harus halus. Makanya oleh pabrikan standarnya dipakai yang 20W-50, terang Paulus.
Masih kata Paulus, oli SAE 10W-40 justru membuat kompresi mesin jadi lebih besar ketimbang oli yang lebih kental. Mesin pun jadi tokcer dihidupkan. Namun pada beberapa motor, bila menggunakan pelumas 10W-40, kemungkinan kampas kopling selip lebih besar, kata Eko Santoso, mekanik Milenium Putra Motor, Jln. Arief Rahman Hakim No.8-9 Depok. Makanya simak di kemasan luar oli apakah cocok buat mesin 4-T atau tidak.

Oli 20W-50 akan lebih banyak menimbulkan kerak dari SAE 10W-40. Namun karena lebih kental, suhu mesin terjaga. Itu bagus buat motor yang sering melakukan perjalanan jauh atau sering terjebak di kemacetan ibu kota, tambahnya. Selain itu umumnya harga oli 20W-50 memang lebih murah. Banderolnya rata-rata Rp 20 ribuan. Sedang yang SAE 10W-40 paling murah Rp 29 ribu. Pilih mana? Itu sih terserah anda, heeheheheh
(gw sudah mencoba memakai pertamax dan memakai pelumas Motul Sae 40 5100,, n hasilnya kmrn tmn gw blg : "Jo motor lw ringan bet,, tarikannya enak pula".. dalam hati moga2 ga rajin minjem ney anak)
ney oli yg gw pke
Selain itu kl mw hasil yang lebih lebih n lebih lagi,, bawa aja ke bengkel bwt modif,, misal ganti karbu King, ganti knalpot, pilot jet, spuyer dll. tp mungkin bensin lw rasionya 1 : 15 atau parahnya 1 : 10 hahahaahah( gw mah sbg anak kosan ogah)

Sering keluar suara ledakan dari knalpot
Sering keluar suara ledakan dari knalpot

Nah ini ney,, pas gw lg jalan gt tiba2 koq kluar suara letupan dari knalpot,, gw kira apaan,, tp emang c efeknya pada motor ga ada. Tp keknya c ini cukup mengganggu qta,koq motor keren kerjaannya KENTUT ??
Nah crita punya crita ternyata itu dikarenakan dari pilot jet ney Satria. Pilot jet itu apa ya? pilot kan yg menerbangkan pesawat,, brati ney pilot nerbangin pesawat tempur. Trus apa hubungan ma motor??
Haduh salah persepsi bung,, ternyata pilot jet itu gunanya untuk main bawah(gigi 1,2,3)sedangkan abangnya main jet untuk main atas (gigi 4,5,6). Nah tp skrg yg jd masalah kan pilot jet,,karena apa? ternyata dari pabrikan Satria FU pilot jetnya kalier 12,5. Yaiyalah masa motor balep kecil bet pilot jetnya?makanya kl ente bahlul mau ganti sama pilot jet ukuran 15 atau malah 17,5. Dijamin knalpot lw ga bakal kentut lg deh,, cuma efek sampingnya sekali lg yaitu pada dompet anda,, motor jd lebih boros, tp hasilnya ga ngecewain deh..(berhubung gw anak kosan serba pas2an jd ga ngikutin :p)

cepat panas
cepat panas

Nah ini bnyk dngr dari org sih blg,, kog Satria FU cpt panas ya??motor bebek gw aja ga segitunya deh.. Wah ney org membandingkan goliat dgn semut,, motor bebek dy tuh beda sama Satria FU,, dari segala sesuatunya aja udh beda,, tenaga apalagi Satria FU memakai sistem DOHC membuat ia terbaik di kelasnya.
Nah kl ini mah gw baca dari artikel org mereka biasanya pasang fan di dpn mesinnya,ada koq dijual di bengkel gt harganya sekitar 50rb-60rb..(gw ga make sih,,soalnya cuma pke kosan ma kampus aja)
NaH sekian yang bisa saya berikan,, semoga bermanfaat.. Yang paling pntg adalah rajin2lah anda servis motor,,kl bisa mah sebulan sekali, tp minimal 3 bln sekali,, trus pilih oli yg terbaik n ganti setiap 3000km(untuk pemakaian yg jarang) atau tiap servis(jika pemakaian kurang ajar,,mksdnya pemakaian yg over)..

merawat stria fu

Tips Merawat Satria Fu




Mengatasi Suara Berisik Pada Satria FU

Buat penyemplak Satria F150 mungkin pernah mengalami hal seperti ini, Mesin dirasakan berisik. kretek-kretek-kretek begitu bunyinya Bro. Nah, jangan panik bro! Ini masalah biasa, karakter mesin 4-tak ber-CC besar. Apalagi mesin satria kita berteknologi DOHC, Twin Cam, yang memiliki klep jauh lebih banyak dibanding mesin 4-tak biasa.



Sebenarnya mesin berisik ada beberapa penyebab. Biasanya nih, mesin berisik disebabkan:

1. Katup yg berbunyi
2. Bunyi dari bagian piston
3. Bunyi dari bagian rantai timing
4. Bunyi dari bagian kopling
5. Bunyi dari bagian crankshaft
6. Bunyi dari bagian transmisi

Nah penyakit yang biasanya dihadapi satria FU 150 biasanya bersumber dari bagian rantai timing, bahasa umumnya rante keteng. Kenapa sih bisa bikin berisik? ya penyebabnya bisa karena rantainya sudah 'uzur' bin melar, sproket (gir)-nya aus, atau karena stelan rantainya tidak pas lagi alias perlu distel lagi kekencengannya.

Terus gimana sih solusinya nih? Males banget, motor keren eh bunyinya berisik banget. Huh!!!. Paniknya hati ini, melihat motor kesayangan bunyi mesinnya teriak2.

Sederhana sih solusinya, cukup dicek cam chain tension adjuster-nya bahasa gampangnya cek alat penyetel otomatis rante keteng. Cek apakah masih berfungsi atau tidak. Jika sudah tidak berfungsi maksimal ya memang musti diganti. Jadi ngak perlu asal claim minta diganti. Kalo masih berfungsi, artinya perlu distel lagi tuh tensioner!.

Ente pasti nanya deh, yakin tuh gara2 tensionernya yg gak bener? Logikanya sih gini bro. Motor kita ini baru, kemungkinan cacat produksi memang ada, namun itu sangat kecil kemungkinannya. Apalagi perusahaan sekaliber Suzuki, pasti ngak sembarangan membuat suatu produk. Minimal mereka telah menerapkan quality control setaraf 6 sigma, bahasa umum dikalangan specialist quality control. Jadi rantai timing - rante keteng- kendor alias melar bin uzur ataupun kasus sproketnya yang aus karena masa pakai harian

Udah percaya kan ente-ente?..

Tuh kan nanya lagi, Bos, gimana nih ngecek kl tensioner adjuster masih berfungsi baik? bener kan, pasti nanya.

Gini nih caranya:

1.. Buka Cam Chain Adjuster Tensioner dari tempatnya. Gunakan kunci no 8.
2.. Setelah dibuka, dengan menggunakan obeng ( - )masukkan ke dalam celah tegangan rantai cam dan putar searah jarum jam untuk mengendorkan tegangan, kemudian lepaskan obeng ( - ).
3.. Untuk memastikan gerakan batang penekannya, bila batang penekannya macet/mekanisme pegasnya rusak ya harus diganti penyetel tegangan rantai keteng dengan yang baru.

Jadi, ngak melulu tensioner adjusternya musti diganti, cek dulu masih bekerja atau tidak. Jika masih bekerja, tinggal menyetel ketegangan rantai cam yang sesuai. Kalo sudah tidak berfungsi barulah diganti. Untuk berbagai kasus, penggantian ini biasanya gratis, karena masih dalam masa garansi.

OK, sekarang katakanlah cam chain tensioner adjuster masih berfungsi. Cara memasangnya gimana nih, apakah tinggal pasang aja atau perlu perhatian khusus?

Berikut ini langkah-langkah yang kudu duperhatikan pada saat akan memasang kembali alat tersebut.

1.. Sebelum memasang, pastikan pegas penegang sudah dikunci. Caranya dengan obeng (-) putar searah jarum jam.

2.. Putar Crankchaft pada arah yang normal untuk menghilangkan kekendoran rantai antara crank sproket dan exhaust sproket.

3.. Setelah memasang cam chain tension adjuster, putar obeng (-) berlawanan arah jarum jam. Pada saat cam chain tension adjuster berputar batang penegang akan terdorong oleh daya pegas dan menekan cam chain tension adjuster yang sekaligus menekan rantai cam.

Nah, begitu bro inpo-nye...
Ente boleh coba sendiri, tapi sebaiknya didampingi mekanik yang berpengalaman.



Servis ? Nggak Usah Ke Bengkel!

Tak sedikit yang beranggapan, kalau teknologi motor semakin canggih, maka perawatannya juga bakal makin susah. Sehingga pemilik motor takut untuk melakukan tune-up sendiri (selepas garansi servis) dan harus dikerjakan oleh bengkel atau mekanik ahli. Padahal tidak juga lo. Misalnya Suzuki Satria F150 yang mesinnya dilengkapi teknologi DOHC (double overhead camshaft) plus oil cooler.



"Justru perawatannya lebih mudah dibanding motor 4-tak lainnya yang masih menganut sistem pelatuk pada klepnya, kayak Shogun," bilang Sofyan Sumarkoco, kepala mekanik Suzuki Margonda, Depok, Jabar. Misalnya mengenai clearance klep. Dalam periode tertentu, sekitar jarak tempuh 3.000 km, Shogun mesti dicek kerenggangan klepnya. Jika melebihi batas yang dianjurkan, wajib disetel ulang. Nah, untuk menyetelnya, tidak semua orang bisa. Apalagi jika gak punya special toolsnya (feeler gauge).

Sementara di Satria F150 tidak perlu. Soalnya, pada teknologi DOHC, kem langsung mendorong klep tanpa melalui pelatuk. "Antara klep dan kem diantarai shim. Sehingga kemungkinan celah klep renggang, sangat lama. Mungkin bisa di atas jarak tempuh 25 ribu km atau kira-kira 2 tahun. Dengan catatan sistem pelumasan baik," jelas Sofyan. Makanya, klep Satria F150 tidak punya setelan.

Mengenai perawatan lainnya, sama saja seperti motor-motor lain. Misalnya membersihkan karburator tiap kali ganti oli mesin (per 2.500 km). Itu bisa dikerjakan sendiri di rumah. Jadi enggak perlu ke bengkel! Prosesnya sami mawon kok dengan Shogun. Sekalian membersihkan filter udaranya yang terbuat dari busa (diganti tiap 20.000 km). Caranya cukup direndam bensin atau air sabun, lalu peras pakai satu tangan dan kemudian keringkan.



Selanjutnya mengecek kerenggangan rantai, dengan cara menekan rantai sebelah bawah pada bagian tengah (gbr.1). Jarak kerenggangan yang ideal antara sebelum dan sesudah ditekan adalah berkisar 1-1,5 cm. "Bila lebih atau kurang dari itu, segera atur ulang setelan kerenggangan rantai di ujung swing arm dekat as roda," saran Sofyan.



Item lain yang perlu dilakukan adalah membersihkan busi. Gunakan sikat kawat (jangan pakai ampelas) untuk membersihkannya (gbr.2). Oh ya, tiap jarak tempuh 8.000 km, busi wajib diganti agar performa dapur pacu tetap fit. Begitu pula dengan filter oli yang terletak di bak mesin kanan (diganti per 8.000 km berbarengan saat ganti oli mesin).



Cara menggantinya mudah kok. Tinggal buka baut cover oil filter pakai kunci 8 mm (gbr.3), lalu tarik filter oli yang lama keluar. Sebelum, saringan baru dipasang, bersihkan dulu endapan kotoran yang kemungkinan menempel di rumah filter pakai kain bersih.



Jarak main rem, baik rem depan maupun belakang juga harus diperhatikan. Bila terlalu dalam, segera setel ulang sesuai jarak ideal atau yang dianggap nyaman buat tangan dan kaki. Caranya tinggal menyetel baut penonjok master rem di pangkal tuas rem (gbr.4).

"Jangan lupa pula memeriksa baut-baut pegangan mesin, bodi, kaki-kaki dan sebagainya. Kencangkan secukupnya bila kendur," pesan Sofyan. DiC

Sumber: Otomotif Online



Karburator, Busi, Koil

Pertanyaan dan jawaban seputar penggantian part untuk Suzuki Satria F150, tentang masalah karburator, busi, dan koil. Informasi ringan tapi cukup penting untuk kita pahami.

Pertanyaan

Aku punya Suzuki Satria F150 dan berencana ingin ganti karburator.

1. Apa karburator motor 2-tak bisa dipakai ke motor 4-tak? cocoknya pakai tipe apa?

2. Apakah main jet dan pilot jet-nya harus diganti sesuai dengan standarnya?

3. Katanya karbu tipe flat slide lebih bagus dari round slide?

4. Saya juga ingin ganti busi racing. Merek dan tipe apa yang cocok untuk motor saya?

5. Apakah dengan mengganti koil dengan punya Thunder 250 berpengaruh banyak pada pengapian?

Trims buanyak buat semuanya.

Saran & Solusi

1. Bisa
Karburator vakum standar F150 memang rada sayang untuk dijahili buat meningkatkan kecepatan.

Solusinya bisa memilih karbu motor 2-tak. Anda bisa lirik karbu milik Yamaha RX-King (Mikuni 26 mm), Suzuki RGR (Mikuni 26 mm) atau Honda NSR150R (Keihin 28).

Namun untuk kemudahan mencari komponen karbu, seperti spuyer dan harga yang terjangkau, ada baiknya pilih Mikuni 26 mm. Tf1.Mikuni.
Tinggal pasang dan mudah didapat

2. Bukan diganti sesuai dengan standarnya, tetapi settingan diatur sesuai kebutuhan motor.

Untuk itu Anda mesti riset sendiri, misalnya saat memilih spuyer.
Karena masih baru, coba pilih main jet 130 dan pilot jet 20 buat patokan. Lantas nyalakan mesin dan tes jalan.

Baca kondisi ruang bakar dari busi. Jika belum pas karena campuran terlalu kaya atau miskin, silakan naik-turunkan spuyer.

3. Karburator flat side (kotak) atau round slide (bulat) punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Karbu kotak dikenal lebih presisi dalam menakar bahan bakar.

Lantas karena bentuk skep kotak, kebocoran dari samping kanan kiri skep lebih bisa diminimalisasi.

Kekurangannya, spare part sulit dicari. Sedang karbu bulat, onderdil dan pilihan nosel sangat mudah ditemui dan bervariasi.
Hanya untuk kepresisian agak di bawah kotak.

4. Busi dingin atau biasa disebut busi racing punya karakter melepas panas dengan cepat.
Cocok buat motor yang dibawa dalam kecepatan tinggi atau kondisi ekstrem secara terus menerus.
Nah apakah motor Anda dikendarai dalam kondisi seperti itu?

Jika tidak bakal percuma. Soalnya jika dipaksa ganti dengan tipe dingin, busi akan cepat mati.

Sayang uang Anda, apalgi busi dingin agak susah didapat dan harganya mahal.

Sekadar panduan, busi standar F150 yakni NGK CR8E atau Denso U24ESR-N. Jika mau yang dingin, pilih dengan kode angka lebih tinggi.

5. Koil saja tidak cukup. Karena masih ada CDI, aki atau kumparan yang menentukan besar kecilnya pengapian

Sumber: Tabloid OTOMOTIF


Doping Performance Satria F150

Motormania, khususnya pemilik Suzuki Satria F150, boleh bersenang hati. Sebab sekarang banyak parts performance untuk mendongkrak tenaga motor itu agar lebih liar.
Dibilang begitu, karena tenaga aslinya saja sudah mumpuni untuk diajak ngebut.

Nah, bagi yang belum merasa puas, tinggal tambahkan doping pemacu tadi.

Dari knalpot hingga busi juga telah tersedia. Sok, pilih sesuai kemauan dan dana di kantong. Tetapi ingat, karakter peranti juga kudu diperhatikan.

Tujuannya, agar jangan sampai bentrok sama peranti aslinya.

Maksudnya, setelah pakai part itu, eh akselerasi motor malah memble.

Sebab, semua alat itu saling terkait antara satu dan lainnya.
Apa aja sih ? Mari kita bedah bersama!

Per Kopling

Buat menyempurnakan penyaluran tenaga mesin, harus didukung entakan kuat.

Maksudnya, respons tendangan balik per kopling.

Kerenggangan per pun tetap terjaga.
Sebab kampasnya tak selalu bergesekan dengan pelat kering.
Sehingga peranti itu lebih awet.

Punya engine bagus, tapi bila entakan koplingnya tidak, sama juga bohong.

Rpm mesin tak akan menyentuh putaran tinggi, ujar Cepi, mekanik Pro SE.
Solusinya, bisa pakai merek Inspiro dijual dengan harga Rp 150 ribu (hitam) dan Rp 100 ribu (kuning).

CDI

Kuda besi sekarang banyak dilengkapi CDI dengan pembatas rpm alias limiter. So, jangan protes kalau puncak tenaga mesin enggak pernah kesampaian.

Baiknya, ganti tipe CDI unlimiter, ujar Sumantri bos Chips Motor di Pos Pengumben, Jakbar.

Sudah banyak CDI impor yang datang untuk memuaskan hasrat ngebut para F150-ers.
Misalnya, CDI racing buatan Thailand, seperti LEK, Shindengen dan TDR.

Harganya bervariatif antara Rp 1,1 sampai Rp 1,7 juta.

Namun tak ada salahnya mengaplikasi buatan lokal!

Sebab, kualitasnya tak kalah bersaing dengan peranti pengapian dari Thai itu, lo!

Sayang, baru satu buatan Indo yang berani bertarung.

Yakni merek BRT yang bisa ditebus dengan harga Rp 550 ribu.

Knalpot

Untuk menyalurkan gas buang, pilihan knalpot yang ideal jadi penentu akselerasi. Sebab jika tak tepat, lari motor malah tertahan.

Knalpot besar belum tentu menambah power mesin, ujar Dodo dari Dodo Motor Sport Racing, di Cileduk, Tangerang.

Selain tertahan, jika mengaplikasi tipe gambot, terkadang tenaga cendrung ngempos alias terbuang percuma.

Maka pemilik Satria F150 (F150-ers), harus pilih yang memiliki spesifikasi volume sesuai karakter mesin.

Pilihanya, beragam knalpot impor dan lokal bisa jadi diaplikasi. Misal, buatan Thailand seperti merek Yoshimura.

Terbagi 2 macam, tabung bahan titanium dilego Rp 2,3 juta dan stainless steel Rp 1,1 juta.

Lainnya, merek Endurance model silencer oval ditawarkan Rp 1 juta.

Lalu Performance lapis karbon ditawarkan Rp 1,3 juta dan penyalur gas sisa pembakaran berbahan stainless steel merek KR9 buatan Thailand dilepas Rp 1,1 juta.

Bila tak ingin mengganti keseluruhan bagian knalpot, cukup tukar silencernya saja.
Buatan lokal bisa jadi alternatif, soal kemampuan tak kalah dibanding merek Thailand.
Misal merek Sinergy dilego Rp 400 ribu.

Lainnya, merek Five Star dengan harga Rp 350 ribu dan bisa tembus hingga 12 ribu rpm.

Karburator

Beralih ke piranti penyalur semburan bensin alias karburator juga banyak. Mulai bikinan Amrik, Jepun hingga Taiwan dapat digunakan.

Ukurannya dari 28 hingga 32 mm ujar An An Kuda juragan Pro SE Racing di kawasan Kebon Jeruk III, Jakbar.

Nah, bicarain karbu, tinggal pilih.
Mau merk Keihin atau Mikuni ?

Keihin tipe PWK 28 mm, buatan 3 negara diatas, dilepas Rp 950 rb - Rp 1,9 juta.

Tipe FCR 28 mm vacuum Rp 3,5 juta.
Merek serupa untuk Honda NSR SP bisa dijagokan buat F150

Sedang Mikuni, hanya tersedia dua option.

Tipe TM28 mm, pilih buatan Taiwan yang dijual Rp 1,2 juta atau Jepun Rp 2,1 juta.
Bedanya ada dibagian tengah.

Racikan Jepang mengaplikasi nosel, jarum skep dan cut away (bibir karbu) yang lebih besar ketimbang Taiwan.

Busi

Sabar ! Meski Satria F 150 telah dilengkapi OIL COOLER, mesin juga butuh pendinginan tambahan. Ingin pasang dua peredam panas mesin ?

Ingin pasang dua peredam panas mesin ?
Wah, enggak mungkin, tuh !

Jalan keluarnya pakai aja busi tipe dingin.
Merk NGK Platinum CR8EGP, dilego Rp 90 ribu.

Sumber: Tabloid OTOMOTIF



Jangan Telat Mengganti Oli

Oli sebagai pelumas mesin tentu mempunyai masa pakai yang terbatas. Ini disebabkan selama bekerja, oli tentu mengalami kondisi-kondisi seperti temperatur yang tinggi dan terkontaminasi dengan zat asing seperti aditif, kotoran (sludge), atau bahan lain. Satria F150 merupakan salah satu mesin dengan temperatur tinggi.

Temperatur tinggi paling banyak membuat oli mengalami oksidasi semakin besar. Pada setiap kenaikan suhu 10� C, oksidasi akan meningkat dua kali lipat.

Pada saat oli mengalami oksidasi, oksigen akan bereaksi dengan molekul-molekul pelumas dan menghasilkan asam dan lumpur oksidasi. Seperti yang telah kita ketahui, zat yang bersifat asam akan memicu terjadinya korosi. Sedangkan lumpur oksidasi menyebabkan viskositas oli jadi meningkat, tetapi viskositas indeksnya menurun. Pada tingkat yang cukup serius akan membuat oli jadi lebih kental dan pada kondisi dingin (awal) oli bisa sampai membentuk gel. Hal ini tentu akan menyulitkan ketika mulai menghidupkan mesin di pagi hari. Daya hantar panasnya juga mulai berkurang karena larutan pelumas sudah tak satu senyawa dengan ukuran partikel yang tidak sama lagi. Oleh sebab itu, oli perlu segera diganti.

Waktu Ganti Oli
Menurut beberapa mekanik bengkel, saat ganti oli yang tepat pada umumnya adalah 5.000 km untuk oli mineral, sedangkan untuk oli sintetik mempunyai masa pakai yang lebih panjang hingga tiga kali lipat. Ada satu hal yang perlu diketahui, bahwa untuk mengetahui saat yang lebih tepat mengganti oli adalah berdasarkan work hour (jam kerja) mesin, bukan jarak tempuh (mileage) mobil. Di kondisi jalan yang berat atau macet seperti lalu lintas Jakarta, mesin terus bekerja meskipun mobil tidak bergerak sehingga oli pun terus bekerja melakukan tugasnya. Jadi, bila kondisinya demikian saran dari mekanik bengkel di atas harus lebih diperhatikan.

Kental = Suara Mulus?

Ada pendapat yang mengatakan, bahwa semakin tinggi viskositas oli dapat membuat suara mesin semakin halus. Hal ini berdasarkan pemikiran, bahwa semakin kental larutan akan lebih solid dalam meredam getaran atau suara mesin. Namun dengan teknologi pelumas yang semakin maju, pemikiran seperti itu sudah mulai ditinggalkan. Hal ini disebabkan sudah adanya penambahan aditif langsung pada oli. Di antaranya adalah lapisan film yang dapat lebih melindungi permukaan logam mesin walaupun oli terbuat dari base oil yang relatif lebih encer.

Tren yang ada saat ini adalah oli yang mendukung efisiensi bahan bakar, penggunaan atau masa pakai yang lebih lama, sehingga menuntut produsen untuk menghasilkan oli dengan viskositas rendah. Misalnya saja dengan SAE 10W-30 atau SAE 15W-40 tetapi dengan lapisan film yang semakin tahan terhadap gesekan dan beban akibat kerja mesin.


Tips & Trik Merawat Mesin Sepeda Motor


Setiap pengguna sepeda motor pasti berharap bisa
mengendarainya untuk jangka panjang. Untuk itu pemilik
sepeda motor harus memperhatikan perawatan mesin
karena kondisi mesin sepeda motor tergantung dari
pemeliharaan dan kebiasaan pemiliknya dalam
mengendarai. So tak ada salahnya Anda cermati tips dan
trik tentang merawat mesin sepeda motor berikut:

- Tanda-tanda kerusakan

Pada umumnya setiap kerusakan pasti akan terdapat
tanda-tanda terlebih dahulu kecuali jika terjadi
hal-hal yang menyimpang misalnya kecelakaan. Untuk
mengantisipasinya maka perhatikan apabila ada gejala
yang tidak normal/tidak seperti biasanya pada sepeda
motor Anda. Sikap demikian akan membantu dan
memudahkan Anda untuk mendeteksi kerusakan lebih dini.

- Cermati kerusakan

Apabila terjadi kerusakan mesin maka perbaikan tidak
boleh ditunda lebih lama dengan kata lain harus segera
diperbaiki. Namun ingat, jika Anda tidak punya cukup
keahlian jangan sekali-sekali membongkar dan
memperbaikinya seorang diri. Karena disamping buang
waktu dan tenaga maka kerusakan bisa jadi akan tambah
parah. Lebih baik segera Anda bawa ke bengkel.

- Kerusakan beruntun

Apabila sepeda motor Anda mengalami gejala kerusakan
yang berturut-turut dan lebih dari satu sebab maka
cara yang paling tepat adalah periksalah bagian-bagian
yang mudah dicapai terlebih dahulu satu per satu baru
kemudian ke bagian-bagian lain. Anda bisa membawanya
ke bengkel dengan keterangan yang lengkap jadi akan
memudahkan mekanik nya untuk memperbaikinya.

- Kerusakan kecil

Apabila terjadi kerusakan kecil di jalan seperti
kerusakan pada mur, baut, kabel-kabel, kebocoran
bensin/oli yang tidak memerlukan pembongkaran mesin
yang ruwet maka Anda bisa melakukan perbaikan sendiri.
Akan tetapi jika kerusakan yang terjadi mengakibatkan
patahnya komponen utama dan memerlukan pembongkaran
mesin Anda harus membawanya ke bengkel service.

Nah, tak sulit bukan jika Anda mulai mencoba
bersahabat dengan kendaraan sendiri, semakin rajin
merawat, tentu semakin sedikit biaya yang bakal anda

ban drag

Mau Pakai Ban Cacing? Monggo bro…

Ranah blogger lagi ramai membahas tentang ban cacing. Apa itu ban cacing? Lalu kenapa semua ribut soal ban cacing? Ukurannya di bawah standar ban yang sudah disediakan untuk tiap-tiap motor. Realitasnya adalah, ban ini awalnya memang digunakan untuk keperluan Drag Race. Bukan, ini bukan drag race ala moge, atau mobil sport. Tetapi, mungkin hanya di Indonesia, atau asia tenggara, ada motor drag race dengan spesifikasi bebek atau matic. Nah ban cacing ini digunakan karena profilnya yang tipis sehingga akan mengurangi unsur hambatan dari ban. Makanya bagi para dragster akan mencari ban setipis mungkin. Walaupun tidak setipis cintaku terhadap dirimu. *halah, galau style*.
Nah, awalnya digunakan di area terbatas, lambat laun, para remaja yang suka BAli alias balap liar ikutan meniru. Tadinya khusus untuk dipakai balapan liar. Tetapi kemudian, entah siapa yang memulai, terjadi trend penggunaaan ban cacing untuk penggunaan harian. Ada berbagai macam argumentasi oleh sang pemilik. “Kan lokasi kerjaan gue deket bang. Cuma 10 menit. Itu juga jalannya pelan-pelan.” ujar seorang pemuda, tetangga penulis, yang menggunakan ban tersebut untuk harian. Tapi toh realitasnya, makin banyak yang menggunakannya untuk perjalanan jauh (di atas 5 kilometer). Nah loh, kok berani? Yah tidak pikir panjang itu namanya. Potensi menyusahkan, bahkan mencelakakan.
Ban Cacing Lebih Pas Untuk Lomba Drag
Kenapa demikian? Yah sudah jelas, namanya perjalanan harian tidak seperti trek drag race yang lurus-lurus saja. Ada belokan ke kiri, ke kanan, bahkan kadang-kadang menghadapi speed bump, polisi yang suka tidur dan jalan berlubang. Nah untuk tipe jalan raya seperti ini, ban cacing rapuh dimakan usia, eh, maksudnya rapuh terhadap kecelakaan. Yah itu tadi, karena profilnya yang tipis, tidak dirancang untuk belokan dan hantaman di jalan. Tidak terhitung jumlahnya (bukan berarti ane gak bisa ngitung bro), kejadian yang penulis lihat, saat pengendara dengan motor ban cacing mengalami kecelakaan. Dari yang “beruntung” cuma jatuh, hingga ditabrak dari belakang. Pernah seorang remaja tanggung pecicilan gebar-geber gas dengan matic dan ban cacingnya. Eh 5 menit kemudian, dia ditemukan sudah terkapar di tengah jalan. Setelah ditelusuri, velg jari-jarinya bengkok dan bannya robet karena menghantam lubang kecil. ini baru lubang kecil bro. Lalu pernah juga melihat saat hujan-hujan, ketika sebuah matic (lagi-lagi matic) tergelincir saat di tikungan. Padahal kecepatan mungkin cuma 20-40 km/jam, doi tergelincir dan rider serta penumpangnya jatuh. Apes, basah, jatuh dan seperti biasa, menyusahkan orang lain. Untung, sekali, masih untung tidak ditabrak dari belakang.
Nah kenapa banyak yang benci dengan pengguna ban ini? Bukan sentimen atau karena gak sanggup beli. Ingat braders, jalanan itu milik rakyat. Gak ada lagi itu istilah motor aing kumaha aing. istilah itu cuma berlaku selama motor masih berada di belakang pagar rumah. Sudah seinci keluar dari rumah, yang ada hanya, Jalanan Milik Bersama. Berbagi, atau mati! (serem amat yak?).  Yang terjadi, dan ini kerap dialami oleh penulis juga, pengguna ban cacing ini cenderung seruntulan, potong jalur orang seenaknya dan kerap memaksakan manuver yang membahayakan orang lain. Penulis sendiri pernah, sekali mohon maaf, jangan ditiru, mengeplak kepala seorang pengguna motor matic (matic lagi dahhhhh) yang seenaknya memotong jalur dari kiri lalu ke kanan. Pas ditegur setelah mendapat keplakan ala Obelix, si abegeh cuma bilang, “Maaf bang, lagi buru-buru mau ujian kuliah.” (Seinget penulis, tidak ada acuan dari kampus manapun yang mengharuskan ngebut waktu ketika hendak ujian). Seorang rekan penulis bahkan sempat nyaris membakar motor seorang abegeh yang seenaknya menyentuh spion motornya hingga nyaris patah. Alasannya sederhana, “Kalau dia minta maaf aje, gue paham dah. Namanya juga Jakarta, udah biasa. Lah ini, seenak udelnya aje liwat. Kelakuaannya udah kayak jagoan. Giliran udah mau gue bakar motornya, nangis minta maaf. Dodol! (santai bro, ini bukan adegan di film “ranjau-ranjau cinta”).
Mau nunggu terjadi seperti ini? Janganlah bro...
Bagi penulis sendiri, lagi-lagi masalahnya ada di pemerintah, dalam hal ini regulator dan juga masyarakat kita yang mulai “sakit”. Kenapa demikian? Sederhana. Kalau memang penggunaan ban di bawah ukuran standar tidak diperbolehkan, monggo dilarang penjualannya. Khususkan penjualan item tersebut hanya di event balap. Artinya, produsen tidak boleh menjual ban tersebut untuk konsumsi publik. Tetapi masyarakat kita juga rada susah diatur, sudah keenakan semau gue. Sudah tahu itu berbahaya, sudah tahu itu tidak peruntukannya, masih juga dilanggar, masih juga digunakan. Sama saja seperti mentaati lampu lalu lintas. Sudah ada Timer masih saja tidak sabar.
Untuk ban cacing, silahkan gunakan, tapi hanya saat event drag race sajalah. Gak lebih, gak kurang (udah sore bro, harga kawan aja dah. :D ). Apalagi jika drag race sudah diorganisir secara apik, dan profesional, maka akan berdampat positif. Mudah-mudahan berkurang BaLi di tempat-tempat umum. Tetapi untuk penggunaan harian, yah coba dipikir kembali. Jangan menunggu kecelakaan, baru deh sadar. Mungkin, karena terinspirasi dengan event drag race, terbawa juga aura sembalap bagi pengguna ban cacing dan terjadilah kelakuan pecicilan. Ada perbedaan mendasar antara menggunakan ban cacing di trek sirkuit dan di jalan raya (umum). Jika di sirkuit, dijamin akan ada marshall, safety officer dan penonton yang antusias. Jika di jalan umum, dijamin banyak lubang, tingkah laku pasti pecicilan dan banyak pemotor yang antusias/gemas dengan perilaku tidak pada tempatnya. Dan untuk sekedar menegaskan, tulisan ini bukan kampanye dari produsen salah satu obat cacing.(hnr)

mesin 4tak

MENGENALI CARA KERJA MESIN 4 TAK

Posted: 28 April 2009 in Fungsi dan Cara Kerja
Tag:, , , , , , , , , ,
Langkah Hisap
Langkah Hisap
Four stroke engine adalah sebuah mesin dimana untuk menghasilkan sebuah tenaga memerlukan empat proses langkah naik-turun piston, dua kali rotasi kruk as, dan satu putaran noken as (camshaft).
Empat proses tersebut terbagi dalam siklus :
Langkah hisap : Bertujuan untuk memasukkan kabut udara – bahan bakar ke dalam silinder.  Sebagaimana tenaga mesin diproduksi tergantung dari jumlah bahan-bakar yang terbakar selama proses pembakaran.
Prosesnya adalah ;
  1. Piston bergerak dari Titik Mati Atas (TMA) menuju Titik Mati Bawah (TMB).
  2. Klep inlet terbuka, bahan bakar masuk ke silinder
  3. Kruk As berputar 180 derajat
  4. Noken As berputar 90 derajat
  5. Tekanan negatif piston menghisap kabut udara-bahan bakar masuk ke silinder
—————————————————————————————————————————————–
LANGKAH KOMPRESI
Langkah Kompresi
Langkah Kompresi
Dimulai saat klep inlet menutup dan piston terdorong ke arah ruang bakar akibat momentum dari kruk as dan flywheel.
Tujuan dari langkah kompresi adalah untuk meningkatkan temperatur sehingga campuran udara-bahan bakar dapat bersenyawa. Rasio kompresi ini juga nantinya berhubungan erat dengan produksi tenaga.
Prosesnya sebagai berikut :
  1. Piston bergerak kembali dari TMB ke TMA
  2. Klep In menutup, Klep Ex tetap tertutup
  3. Bahan Bakar termampatkan ke dalam kubah pembakaran (combustion chamber)
  4. Sekitar 15 derajat sebelum TMA , busi mulai menyalakan bunga api dan memulai proses pembakaran
  5. Kruk as mencapai satu rotasi penuh (360 derajat)
  6. Noken as mencapai 180 derajat
—————————————————————————————————————————————–
LANGKAH TENAGA
Langkah Tenaga
Langkah Tenaga
Dimulai ketika campuran udara/bahan-bakar dinyalakan oleh busi. Dengan cepat campuran yang terbakar ini merambat dan terjadilah ledakan yang tertahan oleh dinding kepala silinder sehingga menimbulkan tendangan balik bertekanan tinggi yang mendorong piston turun ke silinder bore. Gerakan linier dari piston ini dirubah menjadi gerak rotasi oleh kruk as. Enersi rotasi diteruskan sebagai momentum menuju flywheel yang bukan hanya menghasilkan tenaga, counter balance weight pada kruk as membantu piston melakukan siklus berikutnya.
Prosesnya sebagai berikut :
  1. Ledakan tercipta secara sempurna di ruang bakar
  2. Piston terlempar dari TMA menuju TMB
  3. Klep inlet menutup penuh, sedangkan menjelang akhir langkah usaha klep buang mulai sedikit terbuka.
  4. Terjadi transformasi energi gerak bolak-balik piston menjadi energi rotasi kruk as
  5. Putaran Kruk As mencapai 540 derajat
  6. Putaran Noken As 270 derajat
—————————————————————————————————————————————–
LANGKAH BUANG
Exhaust stroke
Exhaust stroke
Langkah buang menjadi sangat penting untuk menghasilkan operasi kinerja mesin yang lembut dan efisien. Piston bergerak mendorong gas sisa pembakaran keluar dari silinder menuju pipa knalpot. Proses ini harus dilakukan dengan total, dikarenakan sedikit saja terdapat gas sisa pembakaran yang tercampur bersama pemasukkan gas baru akan mereduksi potensial tenaga yang dihasilkan.
Prosesnya adalah :
  1. Counter balance weight pada kruk as memberikan gaya normal untuk menggerakkan piston dari TMB ke TMA
  2. Klep Ex terbuka Sempurna, Klep Inlet menutup penuh
  3. Gas sisa hasil pembakaran didesak keluar oleh piston melalui port exhaust menuju knalpot
  4. Kruk as melakukan 2 rotasi penuh (720 derajat)
  5. Noken as menyelesaikan 1 rotasi penuh (360 derajat)
—————————————————————————————————————————————–
FINISHING PENTING — OVERLAPING
Overlap adalah sebuah kondisi dimana kedua klep intake dan out berada dalam possisi sedikit terbuka pada akhir langkah buang hingga awal langkah hisap.
Berfungsi untuk efisiensi kinerja dalam mesin pembakaran dalam. Adanya hambatan dari kinerja mekanis klep dan inersia udara di dalam manifold, maka sangat diperlukan untuk mulai membuka klep masuk sebelum piston mencapai TMA di akhir langkah buang untuk mempersiapkan langkah hisap. Dengan tujuan untuk menyisihkan semua gas sisa pembakaran, klep buang tetap terbuka hingga setelah TMA. Derajat overlaping sangat tergantung dari desain mesin dan seberapa cepat mesin ini ingin bekerja.
manfaat dari proses overlaping :
  1. Sebagai pembilasan ruang bakar, piston, silinder dari sisa-sisa pembakaran
  2. Pendinginan suhu di ruang bakar
  3. Membantu exhasut scavanging (pelepasan gas buang)
  4. memaksimalkan proses pemasukkan bahan-bakar
Oke dengan mengenal prinsip dan cara kerja mesin 4 tak, semoga dapat menjadi pegangan awal sebelum merencanakan modifikasi. Mana hal yang penting untuk dimanfaatkan agar proses langkah tenaga bekerja optimal. Tetap sehat… Tetap semangat! Biar bisa modifikasi mesin tiap hari :)

kerja klep

Klep Dan Cara Kerjanya


klep atau katup yang dalam bahasa inggrisnya (valve)adalah komponen terpenting dalam sebuah kendaraan.klep berada pada kepala silinder.pada setiap kendaraan yg berbentuk seperti payung,klep terbagi menjadi 2 kerja:kesatu klep masuk,kedua klep buang.klep masuk fungsinya untuk memasukan campuran udara dan bensin yang sudah berbentuk kabut kedalam silinder mesin.sedangkan klep buang adalah klep yg berfungsi untuk membuang gas hasil pembakaran setelah piston melakukan kompresi.setiap kendaraan memiliki jumlah katup yg berbeda beda.pada mobil mobil kecil jaman jepang thn 80 an biasanya jumlah klep pada setiap silindernya ada 3 klep.namun,pada mobil buatan sekarang telah mengadopsi 4 klep pada setiap silindernya.hal ini dilakukan untuk mempertinggi efisiensi volumetrik.sehingga femamfaatan bbm dapat lebih efektif.dan daya yang dihasilkanpun semakin besar untuk mesin bersilinder sama.sehingga bila suatu mesin memiliki 4 silinder maka jumlah klep masuk dan buang berjumlah 16.katup biasanya terbuat dari bahan yang tahan panas dan karat(stainless steel). saat sedang melakukan kompresi,klep berpungsi menutup lubang atau saluran pada silinder.pada saat pembakaran berakhir,klep buang segera membuka untuk mengalirkan gas sisa hasil pembakaran exhaust manifold.setelah proses pembuangan selesai maka piston akan melakukan langkah isap dan klep isap pun membuka untuk memasukan campuran udara dan bensin yg sudah mengabut menuju silinder mesin.setiap katup dari sebuah silinder melakukan gerakan membuka dan menutup satu kali untuk setiap dua putaran poros engkol(crank shaft)
pada mesin berkontruksi klep samping katup katup ini digerakan oleh penekan katup digerakan oleh bos.
sedangkan pada mesin yg menerapkan sistem katup diatas(sohc/dohc).penekan katup dan batang penekan katup.setelah diangkat sehingga terlepas dari tempat dudukannya.katup katup ini dikembalikan pada posisi semula oleh sebuah pegas.pada saat membuka katup katup itu akan terangkat dari dudukannya antara 5/16-3/8 inchi.selain itu kerja katup bisa dikatakan berat seperti,jika mesin berputar 7500 rpm,katup membuka dan menutup lebih dari 60 kali /detik.jika mesin digenjot sampai 10.000 rpm,katup dipaksa membuka dan menutup hingga lebih dari 80 kaki/detik suhu katup bisa mencapai 700 derajat celciu................

kerja karbu

Search Results "cara kerja karburator vakum"

Cara Kerja Sistem Kecepatan Utama Karburator Tipe Kecepatan Konstan (Tipe CV)

Bahan bakar pada sistem kecepatan utama diukur pada main jet dan dikontrol dengan perbedaan diamater yang ada pada jet needle (lihat gambar ) yang digerakan oleh throttle slide (throttle piston). Naik turunnya throttle piston ini dikarenakan tekanan negatif (vakum) pada diapragma. Sejumlah udara dikontrol secara otomatis oleh luas area pada bagian venturi. Pada karburator tipe [...]
Posted in Sepeda Motor

Cara Kerja Sistem Kecepatan Rendah Karburator Tipe Kecepatan Konstan (Tipe CV)

Cara Kerja Sistem Kecepatan Rendah Karburator Tipe Kecepatan Konstan (Tipe CV) Berdasarkan gambar di atas, bila katup trotel/katup gas masih menutup pada kecepatan stasioner, maka kevakuman dalam saluran masuk (setelah katup gas) tinggi sehingga aliran udara hanya dapat mengalir melalui pilot air jet (1) menuju pilot outlet (4). Bahan bakar dari ruang pelampung masuk melalui [...]
Posted in Sepeda Motor

Sistem Kecepatan Rendah (Pilot System)

Sistem Kecepatan Rendah (Pilot System) Pada sistem kecepatan rendah sekaligus dapat mencakup keadaan aliran bahan bakar pada waktu mesin dihidupkan yaitu kecepatan idle / langsam/ stasioner. Pada waktu mesin dihidupkan, dibutuhkan campuran bahan bakar dan udara yang gemuk. Untuk ini trotel diatur dalam keadaan tertutup sehingga jumlah udara yang masuk sedikit sekali yaitu melalui celah [...]
Posted in Sepeda Motor

Karburator Sepeda Motor

Fungsi dari karburator adalah: a. Mengatur perbandingan campuran antara udara dan bahan bakar. b. Mengubah campuran tersebut menjadi kabut. c. Menambah atau mengurangi jumlah campuran tersebut sesuai dengan kecepatan dan beban mesin yang berubah-ubah. Sejak sebuah mesin dihidupkan sampai mesin tersebut berjalan pada kondisi yang stabil perbandingan campuran mengalami bebarapa kali perubahan. Untuk melakukan perubahan [...]
Posted in Sepeda Motor

Cara Kerja Mesin Dua Langkah

Pada mesin dua langkah campuran udara-bahan bakar dikompresi dua kali setiap putaran. Kompresi pertama (kompresi pendahuluan di dalam crankcase). Campuran ditarik kedalam crankcase dan dikompresi, selanjutnya masuk ke dalam ruang pembakaran. Kompresi kedua (kompresi di dalam silinder dan ruang pembakaran). Campuran yang dikompresi sangat mudah dinyalakan dan terbakar sehingga menghasilkan tekanan yang tinggi. Campuran yang [...]
Posted in Sepeda Motor

System Stationary dan Kecepatan Lambat

System Stationary dan Kecepatan Lambat Bila mesin berputar lambat dan throtlle valve terbuka sedikit maka jumlah udara yang masuk ke karburator sangat sedikit, jadi vakum yang terjadi pada venturi kecil, dan bahan bakar tidak disalurkan oleh nozel utama. Oleh sebab ini, primary low speed circuit dipergunakan untuk menyalurkan bahan bakar dibawah throttle valve pada saat [...]
Posted in Karburator

System Pelampung

System Pelampung Akibat mengalirnya udara melewati venturi, maka akan teradi kevakuman pada venturi, akibatnya bahan bakar dari ruang pelampung akan keluar ke venturi melalui nozel utama. Jika perbedaan tinggi (h) antara bibir nozel dan permukaan bahan bakar dalam ruang pelampung telah berubah, maka jumlah bahan bakar yang dikeluarkan nozel akan berubah juga. Untuk alasan ini [...]
Posted in Karburator